Skip to main content

Posts

WISUDA UII 2014

 "This isn't the end of my struggle but this is the beginning to reach all my dreams" Dear : My beloved mother in Heaven Mom, this is my special present to you.   I wanna say thank you for everything that you've done for me. Thank you for being the inspirator in my life. All the achievements I have accomplished just for you and daddy. Sorry if all this time I have not been able to become the best for you, but I will not stop reaching all dreams and makes you proud of me. Hopefully one day we can reconcilable back in the next life. love you mom :') Setelah kurang lebih tepat 4 tahun saya menempuh masa studi di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Akhirnya saya berhasil mendapat gelar Sarjana Ekonomi. Do'a dan harapan akan terus dipanjatkan untuk keberkahan dan kemanfaatan atas ilmu yang saya pelajari selama ini. Terima kasih untuk orang-orang terdekat saya, Ayah, kakak-kakak, saudara, sahabat, dosen, mentor, teman dan Si Dia ...

#35 International Conference in Manila, Phillipines

Pada tanggal 12-14 Agustus 2014 yang lalu, saya mendapatkan kesempatan menjadi presenter of call for paper di International Conference Organizational Innovation (ICOI) 2014 di De La Salle University, Manila. Karya ilmiah yang saya presentasikan adalah Innovative Female Entrepreneur: Intellectual Capital Based Family Business in the Digital Era. Bisa ikut konferensi internasional merupakan salah s atu checklist di daftar mimpi dan pencapaian yang ingin saya raih di 50 daftar mimpi saya semasa kuliah. Alhamdulillah kini saya bisa mencoretnya. Masih banyak mimpi yang ingin saya raih, hal ini saya lakukan karena saya termotivasi dari sebuah video mahasiswa alumni IPB yang mempunyai daftar mimpi yang ingin dia coret semua dalam kurun waktu tertentu. Saya yakin the power of dream dapat mengantarkan kita mewujudkan impian kita. Bukan tanpa usaha dan do'a juga kita dapat meraih cita-cita kita. Adanya kesempatan dan ridho dari Allah swt yang membantu setiap langkah kita...

#34 Wisuda dan Konferensi Internasional

Setelah 4 bulan saya mengerjakan Skripsi, akhirnya saya sidang tanggal 16 April 2014. Saat itu saya juga sedang menjalani masa obsevasi KKN UII Angkatan 48. Alhamdulillah saya dinyatakan lulus dengan nilai "A". Legaaaaaa sekali rasanya, akhirnya perjuangan selama 4 bulan berbuah manis. Kemudian saya tinggal fokus menyelesaikan KKN selama 38 hari di Kemalang, Klaten dari tanggal 15 April - 22 Mei 2014. Saya menjalani KKN dengan teman-teman baru dan kini saya anggap seperti keluarga sendiri. Selesai menjalani KKN, kini saya mempersipakan diri untuk Wisuda.  Sebentar lagi saya akan memakai Toga, salah satu cita-cita saya di masa kecil segera terlaksana. Insha Allah. Sambil menunggu Wisuda, beberapa waktu yang lalu bersamaan dengan waktu saya KKN. Dosen saya mengajak saya untuk mengikuti call for paper ICOI 2014 (International Conference Organizational Innovation) di Manila, Filipina. Syukur Alhamdulillah paper yang saya dan dosen saya Dra. Trias Setiawati, M.Si diterima dan...

#33 Kompre Done! Sidang Skripsi dan KKN coming soon

Kelanjutan cerita setelah menempuh Ujian Kompre, Persiapan KKN yang sudah di depan mata dan Proses penyelesaian skripsi.   Skripsi, Ujian Kompre dan KKN Yuhuuu, Skripsi dan KKN masih perlu saya pikirkan. Namun ujian kompre sudah sayonara dengan bahagia, Yeayy!! Alhamdulillah saya sudah menyelesaikan kewajiban saya mengurus Kompre. Dia saya lepas dengan tawa bahagia dengan hasil cukup memuaskan, yakni “B” hehehe…  Saya menyadari persiapan saya ketika menghadapi Kompre memang kurang maksimal (halah, alesan! Whakakaka) Ya setidaknya pada saat di tanya oleh para dosen itu tidak begitu memalukan. Deg-deg’an jelas tapi syukurnya saya bisa melewati masa-masa ujian Kompre dengan santai, relaks dan serius.  Kini tinggal Skripsi dan KKN yang masih saya hadapi. Skripsi sudah tinggal bab 4 dan 5.. Karena saya mengambil metode kualitatif untuk Skripsi, ya butuh waktu ekstra teliti dalam menganalisisnya. KKN will coming soon. Dia datang bulan april menda...

#32 Perempuan itu harus serba bisa…..

Belajar merupakan tahapan yang membuat manusia dapat mengetahui suatu hal yang sebelumya tidak diketahui. Tapi pengalaman hidup masing-masing orang pastilah berbeda-beda. Contoh: Bisa saja seorang anak usia 5 tahun sudah mahir membaca dan menulis, sedangkan orang tua yang berusia 70 tahun tidak dapat membaca dan menulis.  Banyak hal yang menyebabkannya, bisa dari pribadi, lingkungan keluarga, masyarakat dan lain-lain. Dan ternyata semua ilmu dan pengetahuan dapat kita peroleh dari siapapun. Termasuk kedua orang tua kita.  Saya lahir dari keluarga muslim. Saya belajar tentang Agama Islam. Kepercayaan bisa saja diturunkan tetapi bisa juga karena keyakinan dalam diri kita. Peran kedua orang tua mungkin dapat dikatakan sangat berpengaruh untuk hal ini.  Dulu ketika Almarhumah Mama masih hidup, beliau mengajari saya untuk membaca Al Qur’an, mengajak saya di acara-acara pengajian di sekitar rumah, selain itu Mama juga mengajari saya ilmu tentang ke...

#31 Smart Generation Mentorship

Sinar mentari terasa hangat merasuk dalam kulit dan awan-awan pun menyapa dengan penuh bahagia, sebahagia suasana hati saya. Sekitar pukul 09.15 WIB, saya mengendarai sepeda motor dengan laju yang cukup ngebut. Karena saat itu saya sudah terlambat datang di suatu forum diskusi yang berada di Jalan Kaliurang Km. 5,6 Gg. Pandega Wiratama 1 No.3 Yogyakarta. Rumah yang menjadi saksi bisu adanya gerakan perubahan yang lebih baik dari cara berpikir saya sebelumnya. Pada saat akan menuju ke rumah tersebut, saya sempat nyasar dalam mencari alamat yang di sms-kan oleh Lutfi Zanwar Kurniawan. Kemudian saya mengambil handphone saya dari dalam tas, ada dua miscall dan 3 sms. Salah satunya dari Lulu’atul Maghfiroh, lalu saya buka smsnya dan berisi: ” Dimana tik? Udah ditunggu nih.”   Dan saya langsung menelepon Lulu. “Hallo Lu, rumahnya cat kuning bukan? Ini aku di Pandega … aku kebablasan ya?, “Kamu puter balik say, aku berdiri di pinggir jalan persis di depan rumahnya Mas Agung, ...

#30 Meraih Cita-cita ituuuu......

Tidak selamanya saat menjalani kehidupan di dunia ini selalu sesuai dengan apa yang diinginkan. Terkadang dalam waktu yang relatif singkat kadang merasa bahagia, damai, sedih, takut, ragu dan lain sebagainya.   Ada kalanya dihadapkan dengan suatu kenyataan yang mau tidak mau mengharuskan kita untuk merelakan sesuatu atau seseorang pergi dari kehidupan kita.    Hidup ini terus berjalan dan waktu akan terus berlalu tanpa kompromi, untuk orang-orang yang dapat memanfaatkan waktu dengan melakukan kegiatan yang produktif dan positif, pastilah ia tidak akan pernah membuang-buang waktu dengan percuma begitu saja. Berbicara tentang produktivitas, tidak lepas dari yang namanya usaha. Dan usaha itu dilakukan pastilah untuk merealisasikan suatu harapan atau cita-cita.      Di suatu kesempatan, saya mengikuti seminar nasional di salah satu perguruan tinggi di kota Jogja. Saya bertemu dan bertanya pada Bapak Anggito Abimanyu, saya bertanya pada beliau: ...