Skip to main content

#106 WEST-K Project Day 9 Bunda Sayang IIP


Tema kajian masih berhubungan dengan keadaan saya yang sedang hamil, namun ini persiapan saat saya nanti mengalami nifas, haidh pasca melahirkan dan istihadhah. 

Ada tiga jenis darah yang keluar dari kemaluan perempuan, yaitu haidh, nifas dan istihadhah (darah kotor). Yang tidak diperbolehkan sholat, puasa, memegang Al Qur'an, membaca Al Qur'an, bersetubuh dengan suami/pasangan.
- Darah haid berwarna hitam kemerah-merahan seperti warna api yang bukan karena melahirkan. 
- Darah nifas, darah yang keluar setelah melahirkan yang membuat seorang peremuan tidak dapat melaksanakan sholat. 
- Darah istihadhah merupakan darah yang keluar di luar waktu haidh dan nifas, atau bisa disebut daah penyakit. 

Pembahasan selanjutnya mengenai masa/berapa lama darah-darah diatas keluar.
- Masa haidh biasanya minimal sehari semalam, waktu rata-rata 6-7 hari, dan maksimalnya 15 hari. 
- Masa nifas biasanya minimal dalam waktu sekejap atau kurang dari sehari, maksimal adalah 40 hari. 


Apabila setiap perempan mempunyai siklus atau kebiasaan, maka waktu/masa haidh dan nifas memakai waktu patikan dari siklusnya. Kemudian darah istihadhah dilihat dari perbedaan warna darah haidh/penyakit dan juga waktu siklusnya. Sehingga jika ada darah yang keluar di luar waktu haidh dan nifas maka bisa disebut darah isihadhah. Masa sucinya diantara dua haidh yaitu 15 hari, namun ada kadang kala seorang perempuan menggunakan obat-obatan yang membuat ia tidak haidh. Namun jika keluar darah haidh ia tetap haidh dan tidak wajib sholat. Apabila tidak keluar darah haidh berarti ia dalam keadaan suci (wajib sholat).

Dalam surat Al Haqqah dan surat lukman, ada masa waktu minimal hamil sebanyak enam bulan. Dihitung dari waktu maksimal hamil 30 bulan dikurangi 24 bulan (masa menyusui sampai menyapih). 



#TantanganHari9
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

*Bunda Sayang*
*My family my team*
*Ibu Profesional*
*IIP*


Comments

Popular posts from this blog

#38 UII Golden (Global Student)

“Tomorrow, it might be your story” UII Golden  atau UII Global Student merupakan sebuah komunitas yang memberi peluang bagi para mahasiswa UII untuk mendapatkan pengalaman global sekaligus merasakan atmosfir akademis pergaulan mahasiswa internasional. Komunitas ini dirintis oleh International Program (IP) UII, lewat IP Promo Team, salah satu Divisi International Student’s Office. Komunitas ini mengajak para mahasiswa tersebut untuk berbagi pengalaman dan mendorong mahasiswa UII lainnya agar mengikuti langkah teman-teman yang sudah terlebih dahulu mempunyai pengalaman global.  Banyak manfaat yang akan diperoleh oleh anggota komunitas ini. Khususnya ilmu dan berbagi pengalaman belajar di luar negeri.  We embrace you to create your own experiences overseas.  # GOGLOBAL Kunjungi website  uiigolden.org  dan follow twitternya  www.twitter.com/uii_golden  

#101 WEST-K Project Day 4 Bunda Sayang IIP

Rasa bersalah sedang mengikuti saya. Setelah mencoba untuk menjalankan project secara konsisten tiga hari berturut-turut di awal penulisan pada minggu lalu, kemudian tidak sengaja terhenti selama seminggu. Karena saya ikut membantu persiapan lamaran dan "nyicil" keperluan pernikahan kakak di akhir bulan April mendatang. Setelah acara lamaran, saya berangkat ke Jogja selama lima hari. Masih teringat terakhir kali saya belajar hal baru di WEST-K Project Day 3 kemarin tentang nasehat rumah tangga. Saya ingat saat saya menulisnya bertepatan dengan waktu saya dijemput oleh kakak perempuan saya yang lamaran keesokan harinya. Sehingga saya menginap di rumah orang tua saya. Saya lupa tidak membawa laptop dan flashdisc yang berisi materi kajian dan design proyek WEST-K yang sudah saya kumpulkan sebelumnya.  Meski saya belum sempat menuliskannya, namun project tetap berjalan dengan diskusi langsung bersama suami melalui telepon, chat WA maupun video call. Bahasan minggu ini kam...

#85 Aliran Rasa Komunikasi Produktif Bunda Sayang IIP

Marriage.com Saya mengalami perbedaan dalam menjalankan komunikasi produktif dengan suami antara menggunakan gadget dan berbicara langsung. Kami menjalani pernikahan jarak jauh, dikarenakan suami bekerja di Papua sedangkan saya sedang hamil dan tinggal bersama mertua di Salatiga, Jawa Tengah. Perbedaan waktu dua jam antara Waktu Indonesia Timur dan Barat memberi tantangan tersendiri bagi kami berdua. Pagi-pagi buta pukul 04.30 WIT suami sudah berangkat bekerja, sedangkan di Salatiga masih pukul 02.30 WIB dimana saya masih tidur terlelap. Dari awal menjalin hubungan jarak jauh, kami bersepakat untuk saling memberi kabar di waktu sore hari, ketika suami sudah pulang kerja pukul 19.00-21.00 WIT (17.00-19.00 WIB). Alhamdulillah tidak ada masalah yang berarti ketika kami berkomunikasi. Jika ada miss communication pun kami segera meng-clear-kan masalah tersebut dengan segera.  Setelah lima bulan sejak awal kami menikah, suami mengambil cuti di bulan februari 2017. Sejak kami b...